Sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembelajaran yang mencerminkan karakter Qur’ani dalam setiap aktivitas perkuliahan. Implementasi nilai tersebut tidak hanya diwujudkan dalam materi pembelajaran, tetapi juga dalam kebiasaan akademik yang membangun spiritualitas, kedisiplinan, dan etika Islami di lingkungan kampus.
Salah satu bentuk implementasi SOP tersebut adalah *penulisan doa sebelum kegiatan perkuliahan dimulai di papan tulis kelas*. Setiap pertemuan perkuliahan diawali dengan menuliskan doa menuntut ilmu yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran bahwa proses belajar merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Penulisan doa ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa yang bertugas sebagai penanggung jawab kelas atau secara bergantian oleh mahasiswa sebelum dosen memulai perkuliahan. Setelah doa ditulis, seluruh mahasiswa bersama dosen membaca doa tersebut sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan ilmu yang bermanfaat, kemudahan memahami materi, serta keberkahan dalam proses pembelajaran.
Contoh *doa yang ditulis di papan tulis* adalah sebagai berikut:

Selain pembiasaan doa sebelum perkuliahan, SOP khas Qur’ani di FEB UNSIQ juga tercermin dalam *etika berpakaian yang mencerminkan nilai kesopanan, kerapian, dan identitas akademik Islami*. Mahasiswa diwajibkan mengenakan pakaian yang sopan, rapi, dan sesuai dengan norma Islami selama mengikuti kegiatan akademik di lingkungan fakultas.
Ketentuan etika berpakaian yang diinformasikan kepada mahasiswa juga dapat dituliskan secara ringkas di papan tulis sebagai pengingat, misalnya:
*Etika Berpakaian Mahasiswa FEB UNSIQ*
1. Berpakaian *sopan, rapi, dan bersih* selama mengikuti perkuliahan.
2. *Mahasiswa laki-laki* memakai kemeja berkerah, celana panjang bahan, dan sepatu.
3. *Mahasiswa perempuan* mengenakan busana muslimah yang longgar, tidak transparan, serta memakai hijab.
4. Tidak diperkenankan memakai *kaos oblong, sandal, celana sobek, atau pakaian yang tidak mencerminkan etika akademik*.
5. Menjaga penampilan yang mencerminkan *akhlak Islami dan budaya akademik kampus Qur’ani*.
Melalui penerapan kebiasaan sederhana seperti penulisan doa sebelum perkuliahan dan penerapan etika berpakaian yang Islami, FEB UNSIQ berupaya menanamkan nilai-nilai Qur’ani secara konsisten dalam kehidupan akademik mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan profesional maupun sosial.




