Sejarah Program Studi
Keberadaan Program Studi Akuntansi sebagai jawaban dari tuntutan yang ada dan sekaligus menjadi tantangan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSIQ Program Studi Akuntansi untuk menghasilkan para lulusan yang mempunyai kompetensi teknis, ketrampilan professional serta dibekali nilai-nilai etika, religius, bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang diselesaikannya, memiliki wawasan ilmu pengetahuan dan siap bekerja dalam lingkungan manapun serta memiliki jiwa kewirausahaan dalam bidang Akuntansi sehingga memiliki daya saing tinggi ditingkat nasional.
Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI melalui Dirjen Dikti RI Nomor : 29/D/0/1999 tanggal 23 Februari 1999 saat ini, Program Studi Akuntansi telah mempunyai beberapa pilihan konsentrasi sesuai dengan minat para mahasiswa terdiri dari Akuntansi Keuangan, Akuntansi Sektor Publik dan Akuntansi Syariah. Para lulusan Lulusan Program Studi Akuntansi dapat bekerja pada perusahaan, pemerintahan, atau kantor akuntan publik (KAP) sebagai akuntan publik, akuntan manajemen, internal auditor/management control, praktisi perpajakan, pengguna sistem informasi, akuntan sektor publik, akuntan syariah, akuntan pendidik, auditor, analis & konsultan keuangan, peneliti akuntansi dan lain lain.
Munculnya revolusi industri 4.0 mendorong pemerintah untuk berbenah diri dalam menghadapi era tersebut, dimana keterlibatan manusia dalam proses industri semakin berkurang. Dan salah satu sektor yang tidak bisa dilepaskan dari era ini adalah sektor UMKM. UMKM terbukti sebagai penyangga perekonomian nasional serta memiliki daya tahan terhadap goncangan krisis ekonomi. Namun besarnya peran UMKM bagi perekonomian Indonesia tersebut tidak sejalan dengan kisah sukses UMKM. Sangat sulit bagi UMKM di Indonesia untuk naik kelas dan dapat bersaing pada level yang lebih tinggi.
Disinilah peran perguruan tinggi, salah satunya Program Studi Akuntansi sebagai sumber pembelajaran dan UMKM sebagai patner dalam mengembangkan sains dan teknologi dengan tetap mengedepankan konsep dasar Islami. Peran Program Studi Akuntansi lebih pada membina kemampuan industri kecil sehingga mendorong kemampuan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan, mengakses modal termasuk pemasaran produk yang dihasilkan.
Dalam rangka menghadapi industri 4.0 dan tingginya tuntutan dari pihak pengguna, maka program studi akuntansi terus melakukan perubahan dan inovasi seperti penyesuaian kurikulum yang berbasis KKNI yang sesuai dengan Perpres no: 8/2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, serta Permendikbud no: 73/2013 tentang penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia bidang pendidikan tinggi. Penerapan kurikulum KKNI pada Program Studi Akuntansi baru dilaksanakan dipertengahan tahun 2018 dan para lulusan telah dibekali/memiliki kemampuan dan kompetensi masing-masing bidang sesuai dengan tuntuan pengguna alumni dan dunia kerja. Kemudian pada tahun akademik 2020/2021 FEB UNSIQ sudah mulai melakukan perubahan dan inovasi dengan memberlakukan kurikulum merdeka.
Visi
“Menjadi Program Studi Akuntansi yang menjunjung nilai-nilai Islam dan unggul dibidang Kewirausahaan pada Tahun 2031”.