FEB UNSIQ Gelar Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE Qur’ani
Wonosobo tanggal 20 Agustus 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur’an (FEB UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo menyelenggarakan “Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Qur’ani” sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan, relevansi lulusan, serta karakter keilmuan yang menjadi ciri khas UNSIQ. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UNSIQ Bidang Akademik Prof. Dr. Sri Haryanto, M.Pd dan diikuti oleh stekholder/ pengguna lulusan dari PT. Tambi Ibu …………………………..dst jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta tim pengembang kurikulum FEB UNSIQ.
Kegiatan diseminasi ini menjadi momentum penting bagi FEB UNSIQ dalam memastikan implementasi kurikulum tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang terukur, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UNSIQ menegaskan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian fundamental dalam meningkatkan kualitas akademik perguruan tinggi. Kurikulum harus mampu menjawab perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus tetap mempertahankan identitas UNSIQ sebagai perguruan tinggi berbasis Al-Qur’an.
“Kurikulum berbasis OBE Qur’ani harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, akhlak, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan profesinya,” tegas Wakil Rektor I.
Lebih lanjut, pengembangan kurikulum berbasis OBE Qur’ani diarahkan agar setiap program studi memiliki keterkaitan yang jelas antara profil lulusan, CPL, CPMK, bahan kajian, strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat dirancang secara sistematis untuk memastikan setiap lulusan benar-benar mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.

Dekan FEB UNSIQ Dr. Bahtiar Efendi, S.E., M.M., CMA. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa diseminasi ini merupakan bentuk komitmen FEB UNSIQ untuk terus melakukan continuous improvement dalam penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum tidak boleh berhenti pada dokumen administratif, tetapi harus menjadi pedoman nyata dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
“OBE Qur’ani menjadi upaya FEB UNSIQ untuk mengintegrasikan kompetensi profesional dengan nilai-nilai Qur’ani. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga menjadi insan yang memiliki karakter, etika, tanggung jawab sosial, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkap Dekan FEB UNSIQ.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dan prinsip OBE, penyusunan profil lulusan, pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyusunan bahan kajian, metode pembelajaran berbasis student-centered learning, serta penyusunan instrumen asesmen yang mampu mengukur ketercapaian learning outcomes.
Aspek penting lainnya adalah integrasi nilai-nilai Qur’ani ke dalam struktur kurikulum. Integrasi tersebut diharapkan tidak sekadar mencantumkan nilai keislaman dalam dokumen kurikulum, tetapi diwujudkan melalui materi pembelajaran, studi kasus, metode pembelajaran, etika profesi, penelitian, serta aktivitas pembelajaran mahasiswa.
Melalui kurikulum OBE Qur’ani, mahasiswa FEB UNSIQ diharapkan memiliki keseimbangan antara knowledge, skills, attitude, dan spiritual values. Kompetensi tersebut menjadi fondasi dalam membentuk lulusan yang adaptif terhadap perubahan, memiliki kemampuan berpikir kritis dan inovatif, mampu memanfaatkan teknologi, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.
Diseminasi juga menjadi ruang strategis bagi dosen dan pengelola program studi untuk melakukan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), asosiasi profesi, alumni, pengguna lulusan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Masukan dari berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan kurikulum FEB UNSIQ tetap relevan dan responsif terhadap dinamika lingkungan eksternal.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta penyamaan persepsi antarprogram studi. Para dosen diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan, mengidentifikasi berbagai tantangan implementasi OBE, serta merumuskan langkah tindak lanjut dalam pengembangan perangkat pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, FEB UNSIQ menargetkan terwujudnya kurikulum yang adaptif, terukur, relevan, unggul, dan berkarakter Qur’ani. Implementasi kurikulum tersebut diharapkan semakin memperkuat daya saing lulusan FEB UNSIQ sekaligus mendukung pencapaian visi UNSIQ sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.




