Musrenbang Desa Bojanegara 2026 Libatkan FEB UNSIQ dalam Penyusunan Program Pembangunan
Kembali ke Berita

Musrenbang Desa Bojanegara 2026 Libatkan FEB UNSIQ dalam Penyusunan Program Pembangunan

24 Sep 2026 stafadmin

Banjarnegara , 23 September 2026, Pemerintah Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026 sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa secara partisipatif. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara yang terdiri dari Bapak Camat Sigaluh Dampak Firmansyah, S.STP, Danramil Sigaluh, Polsek Sigaluh, Bapak Kepala Desa Bojanegara Ahmat Yahya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bojanegara, Ketua Bumdes Sidomukti, seluruh RT/RW, Puskesmas Pembantu, Perangkat dan seluruh perwakilan masyarakat Desa Bojanegara. Kegiatan tersebut turut melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ). Keterlibatan FEB UNSIQ menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi dalam mendukung perencanaan serta pengembangan potensi desa. Dari FEB UNSIQ hadir Wakil Dekan Dr. M. Trihudiyatmanto, S.E., M.M., CMA., Kepala Unit Penjamin Mutu Fakultas (UPMF) Dr. Laila Sabrina, S.Th.I, MA. dan Sekprodi Manajemen Muhammad Asif Maulana Akbar, S.M., M.M.

Musrenbangdes menjadi forum penting bagi pemerintah desa bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, serta membahas berbagai program yang menjadi prioritas desa. Berbagai usulan pembangunan dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki Desa Bojanegara. Dalam kegiatan tersebut, FEB UNSIQ turut memberikan perspektif akademik, khususnya dalam bidang ekonomi dan pengembangan potensi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perencanaan program yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha, serta peningkatan potensi sumber daya desa.

Keterlibatan perguruan tinggi dalam forum perencanaan desa juga menjadi bentuk implementasi sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan desa. Melalui kerja sama tersebut, pengetahuan dan kajian akademik dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah Desa Bojanegara berharap hasil Musrenbang 2026 dapat menjadi landasan dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Selain itu, sinergi dengan FEB UNSIQ diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan pendampingan, kajian, maupun program pemberdayaan masyarakat.

boja.jpg

Dengan adanya Musrenbang Desa Bojanegara 2026, proses perencanaan pembangunan diharapkan semakin terbuka, partisipatif, dan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.

#FEB#UNSIQ#Pengabdian#unsiqunggul#FEBUNSIQ